⚡ GLATORA • Future Finance Intelligence • Crypto • AI • Investment • Digital Economy 2026 • Welcome to the Future ~ Chinsien (HW) Official • Professional • Trusted • Certified🫆
⚡ WELCOME TO GLATORA • Future Finance Intelligence • Crypto • AI • Investment • Digital Economy 2026 • Welcome to the Future
Daftar Pembeli Bitcoin Terbanyak di Dunia 2026 --> Langsung ke konten utama

Glatora Blog Dengan Sumber Informasi Terpercaya Dan Terupdate Di Tahun 2026 🫆

Ancaman Trump ke Iran dan Potensi Bitcoin 'Nyungsep' ke $50.000

Analisis Mendalam: Ancaman Trump ke Iran dan Potensi Bitcoin 'Nyungsep' ke $50.000 ​Pasar kripto kembali berada di persimpangan jalan yang mendebarkan. Setelah sempat menyentuh angka fantastis di atas $120.000 pada akhir 2025 , kini bayang-bayang koreksi tajam menghantui para investor. Salah satu pemicu utamanya? Ketegangan geopolitik yang kembali memanas antara Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Donald Trump dengan Iran . ​Banyak analis mulai membisikkan angka yang menakutkan: $50.000 . Apakah Bitcoin benar-benar bisa anjlok sejauh itu? Mari kita bedah variabel-variabel panas yang sedang bermain di panggung global saat ini. ​Retorika Trump dan "Guncangan" Geopolitik 2026 ​Sejak kembali menjabat sebagai Presiden ke-47 Amerika Serikat, Donald Trump tidak membuang waktu untuk menunjukkan sikap kerasnya terhadap Teheran. Kebijakan "Maximum Pressure" versi 2.0 yang ia usung, termasuk ancaman serangan terhadap fasilitas strategis, telah menciptakan ketid...

Daftar Pembeli Bitcoin Terbanyak di Dunia 2026

Daftar Pembeli Bitcoin Terbanyak di Dunia 2026: Siapa Saja "Whale" Terbesar Saat Ini?

Pembeli Bitcoin terbesar

Pasar kripto di tahun 2026 telah mengalami transformasi besar. Jika dulu Bitcoin hanya dianggap sebagai eksperimen digital, kini aset ini telah menjadi instrumen cadangan devisa negara dan portofolio wajib perusahaan raksasa. Fenomena akumulasi besar-besaran oleh entitas institusional—yang sering dijuluki sebagai "Whale"—terus menjadi motor penggerak harga.

​Siapa saja pemegang dan pembeli Bitcoin terbanyak di dunia hingga awal 2026? Berikut adalah daftar lengkapnya yang dikategorikan berdasarkan entitas.

​1. Sosok Legendaris: Satoshi Nakamoto

​Hingga detik ini, nama Satoshi Nakamoto (pencipta Bitcoin yang anonim) masih menduduki urutan pertama. Diperkirakan ia memiliki sekitar 1,1 juta BTC yang tersebar di ribuan dompet digital sejak era genesis. Menariknya, koin-koin ini tidak pernah bergerak selama lebih dari 15 tahun, menjadikannya simbol kelangkaan Bitcoin di pasar.

​2. Institusi Keuangan & ETF (Whale Baru)

​Adopsi ETF Bitcoin Spot yang meledak sejak 2024 telah mengubah peta kepemilikan. Institusi keuangan kini bertindak sebagai pengelola dana bagi jutaan investor ritel dan institusi.

  • BlackRock (iShares Bitcoin Trust - IBIT): Menjadi penguasa baru dengan kepemilikan mencapai lebih dari 780.000 BTC.
  • Fidelity: Melalui dana FBTC, mereka mengelola lebih dari 190.000 BTC.
  • Grayscale: Meski sempat mengalami arus keluar, Grayscale masih memegang sekitar 160.000 BTC.

​3. Perusahaan Publik (Corporate Treasury)

​Beberapa perusahaan telah mengubah strategi keuangan mereka dengan menjadikan Bitcoin sebagai aset cadangan utama (Reserve Asset).

  • MicroStrategy: Di bawah komando Michael Saylor, perusahaan ini tetap menjadi "Raja Korporasi Bitcoin". Hingga 2026, kepemilikan mereka telah menembus angka 710.000+ BTC. Saylor secara konsisten menggunakan utang produktif untuk terus menambah pundi-pundi koinnya.
  • MARA Holdings (sebelumnya Marathon Digital): Sebagai raksasa penambangan, mereka memegang lebih dari 53.000 BTC.
  • Tesla: Meskipun sempat menjual sebagian kecil, perusahaan milik Elon Musk ini tetap memegang sekitar 11.509 BTC.
  • Metaplanet: Perusahaan asal Jepang yang dijuluki "MicroStrategy-nya Asia" ini kini memegang lebih dari 35.000 BTC.

​4. Negara Pemilik Bitcoin Terbesar

​Kepemilikan negara biasanya berasal dari dua sumber: penyitaan kasus hukum atau pembelian strategis sebagai cadangan devisa.

Peringkat Negara Estimasi Jumlah BTC Sumber Perolehan

1 Amerika Serikat ~328.000 BTC Penyitaan (Silk Road, Bitfinex Hack, dll)

2 Tiongkok ~194.000 BTC Penyitaan (Kasus PlusToken)

3 Inggris ~61.000 BTC Penyitaan Kasus Kriminal

4 Ukraina ~46.000 BTC Donasi Perang & Kepemilikan Negara

5 Bhutan ~13.000 BTC Penambangan Negara (Green Energy)

6 El Salvador ~7.500 BTC Pembelian Strategis & Mining Geotermal

Mengapa Daftar Ini Penting Bagi Investor?

​Mengetahui siapa yang membeli dan menyimpan Bitcoin dalam jumlah besar memberikan gambaran tentang sentimen pasar. Ketika entitas besar seperti MicroStrategy atau negara seperti El Salvador terus menambah muatan, ini menunjukkan kepercayaan jangka panjang terhadap nilai Bitcoin sebagai "Emas Digital".

​Namun, perlu diingat bahwa konsentrasi koin pada entitas besar juga membawa risiko volatilitas jika salah satu dari mereka memutuskan untuk melakukan penjualan besar-besaran (dumping).

​5 FAQ Tentang Pemilik Bitcoin Terbanyak 2026

1. Siapa orang terkaya dari Bitcoin di tahun 2026?

Secara individu, Satoshi Nakamoto masih menjadi yang terkaya dengan 1,1 juta BTC. Di posisi berikutnya ada nama-nama seperti Winklevoss Twins (estimasi 70.000 BTC) dan Michael Saylor (kepemilikan pribadi sekitar 17.732 BTC di luar milik MicroStrategy).

2. Apakah pemerintah Indonesia memiliki Bitcoin?

Hingga saat ini, pemerintah Indonesia belum secara resmi mengumumkan kepemilikan Bitcoin sebagai cadangan devisa negara, meskipun regulasi kripto di bawah OJK dan Bappebti semakin matang.

3. Berapa total Bitcoin yang sudah beredar?

Hingga tahun 2026, lebih dari 19,8 juta Bitcoin telah berhasil ditambang. Total pasokan maksimal tetap terbatas hanya 21 juta BTC.

4. Mengapa MicroStrategy terus membeli Bitcoin meski harganya mahal?

MicroStrategy menganggap Bitcoin sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi mata uang fiat. Mereka menerapkan strategi Dollar Cost Averaging (DCA) skala besar dan percaya bahwa nilai Bitcoin akan terus naik di masa depan.

5. Apakah aman jika sebuah negara menyimpan Bitcoin?

Menyimpan Bitcoin bagi negara memberikan diversifikasi aset. Namun, tantangannya adalah volatilitas harga yang ekstrem dan perlunya standar keamanan siber tingkat tinggi (Cold Storage) agar aset tersebut tidak dicuri oleh peretas.

Ingin memantau pergerakan Whale Bitcoin secara real-time? Saya bisa membantu Anda menganalisis data on-chain atau memberikan update harga terbaru. Apakah Anda ingin saya membuatkan analisis teknikal untuk Bitcoin minggu ini?

© Glatora Media Network

Komentar

🫧 🫧 🫧 🫧 🫧 🫧 🫧 🫧
Konten Glatora